Baju Malam Berinai, Siraman, dan Midodareni Pengantin
Disusun dan diverifikasi dari sumber yang dikutip, ditinjau oleh tim editorial kami. · Terakhir diperbarui:

Kalau undangan yang masuk ke ponsel Anda tertulis “siraman”, “midodareni”, atau “malam berinai”, jawaban cepatnya begini: bukan acara resepsi, jadi jangan datang dengan gaun panjang berpayet penuh. Untuk tamu perempuan, kebaya sederhana atau atasan brokat dengan kain batik sudah lebih dari cukup — set kebaya kutubaru siap pakai di Tokopedia ada di rentang Rp 85.000 sampai Rp 250.000, dan itu bisa dipakai ulang berkali-kali. Untuk pria, kemeja batik lengan panjang warna gelap adalah pilihan yang tidak pernah salah di ketiga acara ini.
Yang bertanya biasanya bukan satu orang. Calon pengantin bingung karena ada tiga acara berturut-turut dalam dua hari dan semuanya butuh baju berbeda. Ibu pengantin bingung karena harus tampil formal tapi tidak boleh melebihi anaknya. Tamu bingung karena undangannya cuma menulis “dresscode: earth tone” tanpa penjelasan. Tiga pertanyaan itu punya tiga jawaban yang berbeda, dan artikel ini memisahkannya satu per satu.
Soal biaya, angka pegangannya begini. Sewa kebaya satuan di Jakarta mulai dari Rp 250.000 per hari di tempat seperti Felice Wedding Gallery dan Gorgeous Bridal, sementara sewa sepasang untuk pengantin ada di kisaran Rp 500.000 sampai Rp 1.000.000[1]. Kalau Anda pengantin yang ingin busana pakem lengkap dengan riasannya, sanggar besar di Jakarta memasang tarif Rp 5 juta hingga Rp 23 juta tergantung paket[2]. Semua harga di halaman ini adalah harga indikatif per September 2026.
Tiga acara, tiga nama busana yang berbeda
Orang sering menyamakan ketiganya padahal fungsinya berlainan. Siraman adalah upacara memandikan calon pengantin dengan air dari tujuh sumber, biasanya pagi atau siang hari di halaman rumah. Midodareni adalah malam sebelum akad, saat calon pengantin perempuan tinggal di kamar dan keluarga calon suami datang bertamu. Malam berinai (Melayu) atau malam bainai (Minangkabau) adalah malam pemakaian inai ke kuku tangan dan kaki, digelar satu sampai tiga malam sebelum akad.
Karena acaranya beda, potongan bajunya juga beda. Ini nama-nama yang akan Anda dengar dari perias:
| Bagian busana | Apa itu | Kain | Kapan dipakai |
|---|---|---|---|
| Kemben | Kain lilit penutup dada tanpa lengan | Jumputan atau cinde | Bagian awal siraman, sebelum ganti baju |
| Kain sido asih / sido mukti | Jarik batik bermakna doa, dipakai setelah dimandikan | Batik tulis atau cap katun | Sesudah siraman, dipadukan atasan sederhana |
| Kebaya kutubaru | Kebaya bersambungan kain di dada, potongan klasik Jawa | Brokat, tile, katun | Siraman versi modern dan midodareni |
| Kebaya encim / kartini | Kebaya lurus tanpa kutubaru, kerah V | Brokat bordir, katun primis | Tamu perempuan, ibu, bridesmaid |
| Jarik / tapih | Kain batik panjang 210x110 cm untuk bawahan | Katun primis, sogan lawasan | Semua acara adat Jawa |
| Surjan | Atasan lurik lengan panjang khas pria Jawa | Lurik tenun | Ayah dan pria keluarga saat siraman |
| Beskap | Jas adat Jawa tertutup, model Solo atau Jogja | Drill, tesa halus, beludru | Midodareni dan akad |
| Baju kurung | Atasan longgar selutut dengan rok, khas Melayu | Katun, satin, tenun | Malam berinai, akad, kenduri |
| Kebaya labuh | Kebaya panjang sampai betis, Melayu Riau | Sifon, satin, brokat | Acara formal Melayu, termasuk berinai |
| Teluk belanga | Baju pria Melayu berkerah bulat, lima kancing | Katun atau poliester-katun | Malam berinai dan akad[3] |
| Kain songket | Tenun benang emas atau perak | Sutra atau katun tenun tangan | Sesamping pria, rok pengantin |
| Baju tokah | Baju Minang dengan selempang menyilang di dada | Beludru, satin bersulam | Malam bainai |
| Suntiang | Mahkota bertingkat ganjil pengantin Minang | Logam berlapis emas | Malam bainai dan akad[4] |
Apa yang dipakai calon pengantin
Alurnya menentukan bajunya. Jangan pesan satu kebaya untuk dipakai seharian penuh — kain siraman akan basah, dan itu memang bagian dari acaranya.
- 1Siraman, pagi hingga siang. Mulai dengan kemben dari kain jumputan yang ditutup roncean melati di bahu, ditambah hiasan melati sebagai bando. Setelah disiram, ganti ke kain sido asih dengan atasan sederhana. Versi modern mengganti kemben dengan kebaya kutubaru warna kalem — nude, kopi susu, sage — supaya foto tetap rapi meski basah[[5]](https://weddingmarket.com/artikel/inspirasi-baju-siraman).
- 2Midodareni, malam hari. Pakem Yogyakarta: kebaya putih polos tanpa payet dengan kain batik, rambut disanggul sederhana, riasan tipis. Pakem ini justru yang membuat tamu tidak boleh memakai putih polos malam itu. Versi bebas memakai kebaya brokat warna pastel atau hitam bersulam.
- 3Malam berinai atau malam bainai. Di adat Melayu, calon pengantin memakai baju kurung atau kebaya labuh dengan kain songket dan sanggul lintang. Di Minangkabau, calon pengantin memakai baju tokah lengkap dengan suntiang, lalu inai dipasangkan oleh ibu, kakak, dan tetua secara bergantian ke sepuluh jari.
Inai menempel di kain. Pasta inai basah meninggalkan noda cokelat kemerahan yang hampir mustahil hilang dari brokat dan songket. Kalau busana malam berinai Anda hasil sewa, minta izin vendor lebih dulu, siapkan sarung tangan katun tipis, dan jangan duduk memangku kain saat inai dipasang. Banyak sanggar mengenakan biaya ganti rugi kalau kain kembali bernoda.
Potongan menurut bentuk tubuh
Aturannya sederhana: letakkan bordir dan payet jauh dari bagian yang ingin Anda kecilkan.
Bahu lebar atau lengan berisi lebih aman dengan kebaya kartini berkerah V dan lengan tiga per empat yang longgar di siku, bukan lengan balon. Hindari sulaman tebal tepat di puncak bahu karena menambah lebar secara visual di foto frontal.
Pinggul besar tertolong oleh jarik yang dililit rata tanpa wiru tebal di depan, ditambah kebaya yang panjangnya melewati garis pinggul terlebar. Kebaya kutubaru yang berhenti persis di pinggang justru menegaskan lekuk pinggul.
Badan pendek — di bawah 155 cm — sebaiknya memakai kebaya dengan bordir vertikal di bagian depan dan jarik motif kecil. Motif parang besar dan sogan lawasan bermotif rapat memotong tubuh dan membuat badan tampak lebih pendek. Selop berhak 5 sampai 7 sentimeter cukup; lebih tinggi dari itu menyulitkan saat jongkok di prosesi sungkeman.
Badan kurus bisa memilih brokat berlapis tile dan lengan sedikit mengembang untuk menambah volume, serta kain jumputan gradasi yang memberi kesan berisi.
Kain dan cuaca Indonesia
Siraman digelar di luar ruang pada pukul sembilan sampai sebelas pagi, saat matahari sudah menyengat. Katun primis, voile, dan tile bermotif bordir jarang jauh lebih nyaman daripada beludru atau satin duchess yang menahan panas. Beludru sebaiknya disimpan untuk midodareni malam hari atau untuk acara di ruang ber-AC.
Brokat berlapis furing satin sering jadi masalah karena furingnya tidak menyerap keringat. Minta penjahit mengganti furing dengan katun ero atau abutai. Untuk daerah pesisir seperti Riau, Palembang, dan Padang yang lembap, kain tenun katun lebih masuk akal daripada songket sutra penuh — songket berat bisa mencapai satu kilogram lebih dan membuat pemakainya kepanasan dalam dua jam.
Kalau acara digelar di kebun atau halaman berumput, hindari kain sifon panjang yang menyapu tanah dan ujung songket yang berjumbai benang emas, karena keduanya menyangkut di rumput dan kursi rotan.
Tema adat yang benar-benar dipakai
| Tema | Ciri busana | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Adat Jawa Solo / Yogya | Kebaya kutubaru, jarik sido asih, sanggul, beskap untuk pria | Siraman dan midodareni pakem |
| Adat Melayu Riau / Deli | Baju kurung, kebaya labuh, kain songket, tanjak | Malam berinai, tepung tawar |
| Adat Minangkabau | Baju tokah, suntiang, salempang, celana galembong pria | Malam bainai |
| Adat Sunda | Kebaya brokat, siger, kain batik Priangan | Siraman dan ngeuyeuk seureuh |
| Earth tone modern | Kebaya nude, sage, terracotta dengan kain batik senada | Siraman semi-formal masa kini |
| Putih monokrom | Kebaya putih seluruh keluarga, kain batik sogan | Midodareni gaya foto bersih |
| Batik seragam keluarga | Kain batik satu motif dijahit beda model per orang | Semua acara, hemat biaya |
Perlu dicatat, ngeuyeuk seureuh dalam adat Sunda adalah acara pemberian nasihat orang tua, bukan acara inai. Kalau Anda diundang ke sana, busananya sama dengan midodareni: kebaya sopan, kain batik, tanpa aksesori berlebihan.
Model dan harga: sewa atau beli
Harga indikatif per September 2026, dikumpulkan dari toko dan vendor yang benar-benar melayani pasar Indonesia.
| Item | Sewa / beli | Kisaran harga | Di mana |
|---|---|---|---|
| Kebaya kutubaru brokat siap pakai (set tunik + rok batik) | Beli | Rp 85.000 – Rp 250.000 | Tokopedia, toko seperti kebayamodernmode dan suraukebaya |
| Kebaya label desainer (MANDJHA by Ivan Gunawan, dress dan gamis) | Beli | Rp 1.599.000 – Rp 2.299.000 | Tokopedia dan Shopee official store MANDJHA |
| Kain dan atasan Batik Danar Hadi Solo | Beli | Kain mulai Rp 169.000; kemeja sogan Rp 209.500; kemeja Rp 352.470 | Tokopedia, Blibli, Rumah Batik Danar Hadi Raden Saleh |
| Kain jarik batik Pekalongan / Solo katun primis 210x110 cm | Beli | Rp 55.000 ke atas | Tokopedia, toko Batik Khanzana Jaya |
| Set beskap dewasa + jarik instan + blangkon | Beli | Rp 415.000 – Rp 495.000 | Shopee dan Tokopedia, Putra Manten Wedding, Hevan Pengantin |
| Set teluk belanga pria + kain samping songket | Beli | Rp 184.900 – Rp 442.000 (rata-rata sekitar Rp 310.000) | Tokopedia, Blibli, Lazada |
| Kain songket Palembang tenun tangan | Beli | Mulai Rp 2 juta; Songket Zainal Rp 5 juta – Rp 15 juta | Toko songket Palembang: Zainal, Cek Ipah, Fikri Collection, Hadi[6] |
| Kebaya anak perempuan set | Beli | Rp 106.080 – Rp 116.480 (Bohopanna); set kebaya batik Rp 318.000 – Rp 338.000 (Kanaka) | Shopee |
| Selop kebaya dan bros | Beli | Selop Rp 99.900 – Rp 149.900; bros Rp 23.750 – Rp 31.900 | Tokopedia, Blibli |
| Sewa kebaya satuan harian | Sewa | Mulai Rp 250.000 per hari (Felice Wedding Gallery, Gorgeous Bridal); Rp 300.000 (Savorent); mulai Rp 400.000 (Laris Pesona Kebaya, Kebagusan) | Jakarta |
| Sewa kebaya dan jas sepasang | Sewa | Rp 500.000 – Rp 1.000.000; gaun + jas Rp 1.000.000 – Rp 2.000.000 | Vendor umum seluruh Indonesia |
| Sewa busana ready stock untuk siraman | Sewa | Rp 1.750.000 – Rp 2.250.000 | Paket Nikah Jogja |
| Sewa busana ready stock untuk midodareni | Sewa | Rp 1.950.000 – Rp 3.500.000 | Paket Nikah Jogja |
| Seragam keluarga pengantin | Sewa | Rp 200.000 – Rp 500.000 per orang; kemeja pria Rp 50.000 – Rp 100.000 | Vendor umum |
| Sewa lengkap di sanggar besar | Sewa | Rumah Kebaya Mampang mulai Rp 5 juta; Sanggar Violetta Rp 2 juta – Rp 12,5 juta sepasang; Sanggar Liza Tebet Rp 15 juta – Rp 23 juta termasuk rias | Jakarta |
| Rias dan hair do siraman & midodareni | Jasa | Rp 400.000 per orang | Paket Nikah Jogja |
| Paket busana + makeup | Paket | Rp 3.500.000 – Rp 9.000.000 | Vendor umum |
| Biaya prosesi adat | Paket | Siraman Rp 1,5 juta – Rp 6,5 juta; midodareni sekitar Rp 1,5 juta | Vendor adat Jawa[7] |
Lalu, sewa atau beli? Titik impasnya jelas. Untuk tamu dan keluarga besar, membeli hampir selalu lebih murah: kebaya Rp 150.000 plus jarik Rp 80.000 sudah di bawah tarif sewa harian mana pun, dan bajunya masih terpakai untuk kondangan berikutnya. Untuk pengantin, sewa hampir selalu lebih rasional. Busana pakem lengkap dengan aksesori bisa menembus belasan juta kalau dibuat sendiri, sementara sewa ready stock siraman ada di Rp 1,75 juta sampai Rp 2,25 juta dan sudah termasuk perlengkapan yang jarang Anda pakai lagi seumur hidup.
Pengecualian ada dua. Pertama, songket. Kalau keluarga sudah punya songket warisan, pakai itu — kualitas tenun tangan lama biasanya di atas songket sewa. Kedua, ibu pengantin yang akan menghadiri banyak pernikahan keponakan dalam beberapa tahun ke depan; membeli satu kebaya bagus lebih hemat daripada menyewa tiga kali.
Yang dipakai pria
Calon pengantin pria di midodareni Jawa memakai beskap Solo hitam atau beskap Jogja dengan jarik, blangkon, dan selop. Set siap pakai lengkap ada di Rp 415.000 sampai Rp 495.000, jadi tidak ada alasan menyewa kecuali Anda memang ingin bahan beludru kelas sanggar. Saat siraman, ayah dan pria keluarga cukup memakai surjan lurik dengan jarik dan blangkon.
Di malam berinai Melayu, calon pengantin pria memakai teluk belanga atau cekak musang dengan kain samping songket dan tanjak. Untuk tamu pria, baju melayu polos warna gelap dengan sampin sederhana sudah cukup — jangan memakai kuning keemasan, itu warna pengantin.
Tamu pria di acara Jawa punya jalan pintas: kemeja batik lengan panjang warna gelap, celana bahan hitam atau navy, sepatu kulit. Hindari kemeja batik motif besar warna cerah yang bertabrakan dengan seragam keluarga, dan hindari jas lengkap karena terlalu formal untuk acara rumah.
Yang dipakai ibu
Ibu pengantin adalah orang kedua yang paling banyak difoto, dan aturan utamanya adalah koordinasi, bukan kompetisi. Di pakem Jawa, ibu memakai kebaya beludru atau brokat dengan jarik motif yang senada dengan kain anaknya, sanggul, dan selendang. Warnanya biasanya satu tingkat lebih tua atau lebih tua daripada warna pengantin: kalau pengantin memakai putih gading, ibu memakai emas tua, cokelat, atau maroon.
Kesalahan yang sering terjadi: kedua ibu — dari pihak perempuan dan laki-laki — memilih warna yang sama tanpa saling mengabari, lalu kelihatan seperti seragam yang gagal di foto. Selesaikan dengan satu pesan grup dua minggu sebelumnya. Kalau ingin serasi tanpa kembar, samakan kain jarik dan bedakan warna kebaya.
Untuk anggaran, kebaya beludru bersulam kelas ibu ada di rentang Rp 500.000 sampai Rp 1,5 juta jika dijahit sendiri, atau ikut paket sewa keluarga Rp 200.000 sampai Rp 500.000 per orang kalau vendor menyediakannya.
Yang dipakai tamu perempuan, saudara, dan sahabat
Kalau undangan tidak menulis dresscode apa pun, kebaya atau atasan brokat dengan kain batik adalah pilihan yang paling universal diterima di hampir semua jenis acara adat Indonesia. Panjangnya minimal menutup lutut, lengan minimal tiga per empat, dan bahan tidak menerawang tanpa furing.
Kalau tertulis “earth tone”, artinya cokelat, terracotta, sage, olive, mustard tua, dan krem — bukan hitam pekat, bukan neon. Kalau tertulis “batik”, kemeja atau dress batik sudah cukup dan Anda tidak perlu kebaya. Kalau tertulis warna spesifik, ikuti; dresscode di undangan adalah permintaan tuan rumah, bukan saran.
Sahabat yang bertugas membantu di belakang layar — memegang kain, membawa air, mengatur roncean — sebaiknya memakai kebaya berkancing depan yang mudah dilepas dan sepatu datar. Kain lilit tanpa peniti akan menyusahkan Anda seharian.
Tamu berhijab
Ketiga acara ini ramah bagi tamu berhijab dan tidak ada satu pun yang menuntut Anda melepas kerudung. Kebaya kartini berkerah tinggi, kebaya labuh Melayu yang memang panjang sampai betis, dan baju kurung adalah potongan yang secara desain sudah tertutup.
Yang perlu diperhatikan cuma dua hal. Pertama, brokat berlubang besar tetap butuh dalaman katun berlengan panjang, bukan hanya furing satin pendek. Kedua, kain jarik lilit sering membentuk siluet ketat di pinggul; kalau itu mengganggu, ganti dengan rok batik jahitan A-line atau kain sarung instan yang lebih longgar.
Untuk pengantin berhijab yang menjalani siraman, banyak perias menyediakan versi kemben tertutup: kain jumputan dililit di atas atasan katun lengan panjang, dengan pashmina turban yang tahan basah. Diskusikan ini dengan MUA sebelum hari-H, karena riasan hair do standar seharga Rp 400.000 biasanya diganti hijab styling dengan tarif yang sama.
Anak-anak
Anak perempuan cukup memakai set kebaya anak — di Shopee, Bohopanna menjual set di Rp 106.080 sampai Rp 116.480, sementara set kebaya batik Kanaka ada di Rp 318.000 sampai Rp 338.000. Anak laki-laki memakai set beskap anak dengan jarik dan blangkon, ada di sekitar Rp 245.000.
Kalau anak akan ikut duduk lama di prosesi, pilih kain katun bukan brokat berpayet karena payet menggores kulit anak dan membuat rewel. Untuk siraman yang basah, siapkan satu set ganti lengkap — anak-anak selalu ikut kena air.
Warna yang sebaiknya tidak dipakai
| Warna | Berlaku di | Alasan |
|---|---|---|
| Putih polos dan ivory | Semua acara, terutama midodareni | Warna pengantin perempuan; di pakem Yogya kebaya midodareni memang putih polos |
| Kuning keemasan | Malam berinai adat Melayu | Kuning adalah warna kebesaran istana Melayu dan dilekatkan pada pengantin sebagai raja sehari |
| Nude yang menyerupai warna kulit | Semua acara | Terlihat seperti tidak berbaju di foto dengan lampu kilat |
| Warna persis seragam keluarga inti | Semua acara | Anda akan terlihat salah barisan di foto keluarga |
| Hitam pekat | Sebagian keluarga Jawa tua | Masih diperdebatkan; aman kalau dresscode menyebutnya, tanyakan kalau ragu |
| Merah menyala mencolok | Siraman | Bukan pantangan adat, tapi merebut fokus dari pengantin dalam foto |
| Motif dan warna yang menyerupai busana pengantin | Semua acara | Tamu tidak boleh terlihat seperti pengantin kedua |
Yang perlu ditegaskan: di Indonesia tidak ada pantangan umum terhadap warna merah untuk tamu seperti di beberapa budaya lain. Larangan sesungguhnya berpusat pada putih dan pada warna kebesaran adat setempat.
Sepatu, rambut, riasan, aksesori
Selop kebaya berhak rendah Rp 99.900 sampai Rp 149.900 lebih masuk akal daripada stiletto, karena siraman digelar di halaman berumput atau berkerikil dan hak tipis akan amblas. Bawa sandal jepit di tas kalau acara di rumah.
Rambut disanggul atau dicepol rapi; poni yang dibiarkan lepas akan menempel ke wajah kena panas dan percikan air. Riasan tahan air adalah syarat mutlak, bukan pilihan — di siraman ada air, dan di sungkeman midodareni hampir selalu ada tangis. Minta MUA memakai maskara waterproof dan setting spray, dan bawa tisu bebas serat.
Bros kebaya Rp 23.750 sampai Rp 31.900 adalah pembeda paling murah antara tampilan biasa dan rapi. Tiga bros kecil sejajar di bukaan kebaya lebih baik daripada satu bros besar. Hindari kalung bertumpuk kalau kebaya sudah berbordir padat di dada; salah satu harus mengalah.
Tiga skenario anggaran
| Skenario | Isi | Perkiraan total |
|---|---|---|
| Hemat | Kebaya kutubaru siap pakai Rp 85.000–250.000 + jarik Rp 55.000–169.000 + selop Rp 99.900 + bros Rp 23.750, rias sendiri | Rp 265.000 – Rp 545.000 |
| Menengah | Sewa kebaya harian Rp 250.000–400.000 + rias dan hair do Rp 400.000 + seragam keluarga Rp 200.000–500.000 per orang + aksesori | Rp 1,2 juta – Rp 2,5 juta |
| Mewah | Sewa ready stock siraman Rp 1,75–2,25 juta + midodareni Rp 1,95–3,5 juta + kebaya desainer Rp 1,6–2,3 juta atau songket Palembang Rp 5–15 juta + paket sanggar Rp 5–23 juta | Rp 10 juta ke atas |
Tujuh kesalahan yang sering terjadi
- Memesan satu kebaya untuk tiga acara. Kain siraman akan basah dan tidak sempat kering sebelum midodareni malam harinya.
- Memilih beludru untuk acara pagi di luar ruang. Panas, berat, dan menyerap keringat sampai terlihat di foto.
- Tamu memakai putih atau ivory di midodareni, tepat saat pengantin memakai kebaya putih polos pakem.
- Menyewa busana pengantin tanpa fitting kedua. Berat badan berubah beberapa kilogram dalam bulan-bulan persiapan, dan kebaya brokat tidak punya kelonggaran.
- Memakai hak tinggi ke acara di halaman rumah, lalu tidak bisa jongkok saat sungkeman.
- Melupakan biaya rias per orang. Rp 400.000 dikali enam anggota keluarga adalah Rp 2,4 juta yang sering luput dari anggaran.
- Membiarkan pasta inai mengenai kain sewaan. Ganti ruginya bisa melebihi harga sewanya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa bedanya siraman, midodareni, dan malam berinai? Siraman adalah upacara memandikan calon pengantin dengan air tujuh sumber di pagi hari, midodareni adalah malam sebelum akad saat keluarga calon suami bertamu, dan malam berinai atau bainai adalah malam pemasangan inai ke kuku dalam adat Melayu dan Minangkabau.
Tamu sebaiknya pakai baju apa ke acara siraman? Kebaya atau atasan brokat dengan kain batik, panjang menutup lutut, lengan minimal tiga per empat, dan alas kaki datar karena acara biasanya digelar di halaman.
Bolehkah tamu memakai warna putih ke midodareni? Sebaiknya tidak, karena dalam pakem Jawa calon pengantin perempuan justru memakai kebaya putih polos di malam itu dan Anda akan terlihat menyamai dia.
Berapa harga sewa kebaya untuk siraman? Sewa satuan harian di Jakarta mulai Rp 250.000, sementara paket busana ready stock khusus siraman dari vendor adat ada di Rp 1.750.000 sampai Rp 2.250.000 per September 2026.
Lebih hemat sewa atau beli kebaya? Untuk tamu dan keluarga, beli lebih hemat karena kebaya siap pakai Rp 85.000 sampai Rp 250.000 masih bisa dipakai ulang; untuk pengantin, sewa lebih rasional karena busana pakem lengkap sangat mahal jika dibuat sendiri.
Apa yang dipakai calon pengantin pria di midodareni? Beskap Solo atau Jogja dengan jarik, blangkon, dan selop; set siap pakai lengkap dijual di kisaran Rp 415.000 sampai Rp 495.000.
Apa yang dipakai pengantin di malam berinai adat Melayu? Baju kurung atau kebaya labuh dengan kain songket dan hiasan kepala seperti sanggul lintang, sementara pengantin pria memakai teluk belanga dengan kain samping songket.
Apa itu suntiang dan siapa yang memakainya? Suntiang adalah mahkota bertingkat ganjil minimal tiga susun yang dipakai calon pengantin perempuan Minangkabau di malam bainai dan akad; tamu tidak memakainya.
Berapa biaya rias untuk siraman dan midodareni? Jasa make up dan hair do atau hijab styling untuk acara siraman dan midodareni dipatok sekitar Rp 400.000 per orang oleh vendor di Yogyakarta.
Bolehkah tamu berhijab memakai kebaya? Sangat bisa; kebaya kartini berkerah tinggi, kebaya labuh, dan baju kurung sudah tertutup secara desain, cukup tambahkan dalaman katun berlengan panjang di bawah brokat berlubang.
Berapa harga kain songket Palembang asli? Songket tenun tangan berkualitas dimulai sekitar Rp 2 juta, dan di toko seperti Songket Zainal koleksinya berada di rentang Rp 5 juta sampai Rp 15 juta.
Apa yang harus dipakai anak-anak ke acara adat ini? Set kebaya anak mulai sekitar Rp 106.000 untuk anak perempuan dan set beskap anak sekitar Rp 245.000 untuk anak laki-laki, dengan bahan katun agar tidak menggores kulit.
Sumber
- Harga Sewa Baju Pengantin Murah dan Lengkap — Biayanikah.id
- Mau Sewa Kebaya untuk Pernikahan? Ini Kisaran Harganya — Wolipop Detik
- 5 Jenis Baju Adat Melayu — Blog Knitto
- The Meaning of Minangnese Malam Bainai Tradition — Bridestory
- Inspirasi Baju Siraman, Pakem Adat hingga Kebaya Modern — Wedding Market
- Belanja Songket di Palembang, 5 Lokasi Populer dan Kisaran Harganya — IDN Times Sumsel
- Kisaran Biaya Nikah Adat Jawa — Invi.id