Cara Menghemat Air Saat Mencuci Piring
Disusun dan diverifikasi dari sumber yang dikutip, ditinjau oleh tim editorial kami.
Mencuci piring adalah salah satu penyumbang pemakaian air terbesar di dapur — apalagi kalau Anda membiarkan keran terus mengalir. Kabar baiknya: dengan beberapa kebiasaan sederhana, air yang terbuang bisa dipangkas hingga dua pertiga. Dalam panduan ini kami membahas cara paling efektif menghemat air saat mencuci dengan tangan (termasuk metode dua baskom yang sudah terbukti secara ilmiah), perbandingan antara cuci tangan dan mesin pencuci piring, serta kiat berhemat saat memakai mesin.
Berapa banyak air yang terpakai saat mencuci piring?
Angkanya sangat bergantung pada kebiasaan. Mencuci dengan tangan sambil membiarkan keran terbuka bisa menghabiskan hingga 100 liter (kadang lebih) dalam sekali cuci, karena keran yang terbuka mengalirkan sekitar 6–12 liter per menit.[5] Sebaliknya, mesin pencuci piring yang penuh dan efisien menyelesaikan pekerjaan yang sama hanya dengan sekitar 13–15 liter — artinya, bila dipakai dengan benar, mesin menghabiskan ~80% lebih sedikit air dibanding cuci tangan.[2]
Cara terbaik menghemat air saat cuci tangan
Kalau Anda harus mencuci dengan tangan, tiga kebiasaan utama ini menekan pemakaian air secara signifikan:
- Efek~66% hemat
- KesulitanMudah
- Perlu2 baskom/wadah
- EfekTinggi
- KesulitanMudah
- PerluSpatula
- EfekTinggi
- KesulitanSangat mudah
- PerluKepala aerator
1) Metode dua baskom: Menurut studi Universitas Michigan tahun 2020, inilah cara paling efisien untuk mencuci dengan tangan.[1] Kami menjelaskannya langkah demi langkah di bagian berikutnya.
2) Kerok & rendam, jangan bilas awal: Alih-alih membilas piring di bawah keran, keroklah sisa makanan dengan spatula. Kalau Anda mencuci sebelum kotoran mengering, bilasan awal bahkan tidak diperlukan; untuk noda membandel, rendam dalam air sabun panas selama 15–30 menit.[3]
3) Jangan biarkan keran terus terbuka + aerator: Tutup keran saat menggosok; buka hanya ketika membilas. Kepala aerator yang dipasang di keran menurunkan debit air sehingga pemakaian air berkurang drastis.
Cara menerapkan metode dua baskom
Langkah demi langkah:[1]
- Baskom cuci: Isi satu baskom dengan air panas lalu tambahkan beberapa tetes sabun cuci piring.
- Baskom bilas: Isi baskom kedua hingga setengahnya dengan air hangat yang bersih. (Kalau bak cuci Anda hanya satu, pakai wadah/ember plastik untuk baskom kedua.)
- Gosok piring di baskom cuci, lalu celupkan ke baskom bilas untuk membilas.
- Segarkan air bilasan sekali atau dua kali jika sudah berbusa. Karena Anda tidak pernah membiarkan keran terbuka, di situlah penghematannya.
Cuci tangan atau mesin pencuci piring?
Berbeda dari anggapan kebanyakan orang, mesin pencuci piring yang penuh dan efisien umumnya menghabiskan lebih sedikit air daripada mencuci dengan tangan.[4]
| Metode | Perkiraan air | Catatan |
|---|---|---|
| Cuci tangan keran terbuka | hingga 100 L | Paling boros |
| Metode dua baskom | ~66% lebih sedikit dari keran terbuka | Metode tangan terbaik |
| Mesin penuh & efisien | ~13–15 liter | ~80% lebih sedikit dari cuci tangan |
Sumber: perbandingan Which? dan Whirlpool.[2] Syarat utamanya: jalankan mesin dalam keadaan penuh dan jangan lakukan bilas awal.
Menghemat air pada mesin pencuci piring
Kalau Anda punya mesin, aturan berikut menekan pemakaian air seminimal mungkin:
- Selalu jalankan dalam keadaan penuh; muatan separuh memboroskan air.
- Jangan bilas awal — membilas piring di bawah keran itu tidak perlu; cukup kerok sisa makanannya.[6]
- Pakai program eko/hemat; program ini memakai suhu dan air lebih rendah.
- Saat mengganti perangkat, pilih model yang hemat energi/air (kelas A).
Kesalahan terbesar: Melakukan bilas awal di bawah keran sebelum memasukkan piring ke mesin (atau saat mencuci dengan tangan). Kebiasaan tunggal ini saja bisa menghapus sebagian besar penghematan. Kerok, jangan bilas.
Kiat tambahan
- Perbaiki keran yang bocor: Keran yang menetes bisa membuang puluhan liter air per hari.
- Pasang aerator: Kepala keran yang murah bisa menurunkan debit air 30–50%.
- Manfaatkan air bilasan: Air bilasan terakhir yang hanya sedikit mengandung sabun bisa Anda pakai untuk menyiram tanaman pot.
- Cuci sekaligus: Mengumpulkan piring lalu mencucinya dalam satu kali kerja lebih efisien daripada membuka-menutup keran berulang kali.
Pertanyaan yang sering diajukan
Mana yang lebih hemat air, cuci tangan atau mesin? Mesin pencuci piring yang penuh dan efisien umumnya jauh lebih hemat (sekitar 80% lebih sedikit) dibanding mencuci dengan tangan sambil membiarkan keran terbuka.
Metode cuci tangan mana yang paling baik? Metode dua baskom (cuci di satu baskom, bilas di baskom lain); metode ini menghemat ~66% dibanding membiarkan keran terbuka.
Apakah bilas awal diperlukan? Tidak. Cukup mengerok sisa makanan; bilas awal hanya memboroskan air.
Berapa banyak air yang keluar dari keran per menit? Sekitar 6–12 liter; dengan aerator angka ini turun.
Bagaimana membersihkan noda membandel yang sudah mengering? Alih-alih menggosoknya di bawah air mengalir, rendam dalam air sabun panas selama 15–30 menit.
Sumber
- University of Michigan — A guide to greener dishwashing (two-basin study). https://news.umich.edu/fighting-climate-change-at-the-sink-a-guide-to-greener-dishwashing
- Which? — Dishwasher vs handwashing research. https://www.which.co.uk/news/article/which-research-reveals-how-little-water-dishwashers-use-compared-to-hand-washing-aUDng9Y2iK8E
- Consumer Reports — The Best Way to Hand-Wash Dishes. https://www.consumerreports.org/home-garden/cleaning/best-way-to-hand-wash-dishes-a1749842004/
- Whirlpool — Do Dishwashers Save Water? https://www.whirlpool.com/blog/kitchen/do-dishwashers-save-water.html
- Water Footprint Calculator — Dish Washing and Saving Water. https://watercalculator.org/posts/dish-washing/
- KitchenAid — Dishwasher vs. Hand Washing. https://www.kitchenaid.com/pinch-of-help/major-appliances/dishwasher-vs-hand-washing.html